Apa itu Titanium Dioxide Dalam Dunia Industri

Rate this post
Apa Itu Titanium Dioxide ? yaitu mineral alami yang ditambang dari bumi kemudian diproses lebih lanjut dan dimurnikan untuk digunakan dalam produk konsumen.

Titanium Dioxide adalah senyawa alami terdiri dari logam titanium dan oksigen. Titanium Dioxide ini aman digunakan dibanyak produk mulai dari cat, makanan, obat-obatan hingga kosmetik. Memainkan peran penting dalam beberapa produk tabir surya sebagai cara untuk melindungi kulit dari radiasi ultraviolet matahari yang berbahaya.

Dikenal juga sebagai titanium (VI) oksida atau titania, adalah oksida titanium alami, rumus kimianya adalah TiO2. TiO2 digunakan sebagai pewarna makanan memiliki E E171. Titania digunakan sebagai pigment white 6(PW6), atau CI 77891. Pasdaa umumnya Titanium Dioxide ini bersumber dari ilmenite, rutil dan juga anatsase. E171 memiliki beragam aplikasi, termasuk ca, tabir surya, dan pewarna makanan.

Penggunakan Titania mencakup pigmen serbaguna yang dirancang terutama untuk aplikasi plastic, cetakan tiup, film tiup, produk cetakan injeksi, pigment, plastic, dan cetakan plastic.

Mari Mengenal lebih jauh Apa itu Titanium Dioxide :

Titanium Dioxide memiliki kandungan kation barium dan juga anion sulfat. Belerang ikatan pada empat atom oksigen. TiO2 adalah garam sulfat barium dan ditemukan sebagai mineral barit. Titanium Dioxide adalah padatan kristal yang  berwarna putih yang tidak larut dalam air dan alkohol tetapi larut pada asam pekat. Tidak berbau.

Titania adalah logam alkali dan divalen. Ini banyak digunakan dalam produksi minyak serta gas alam untuk mendapatkan cairan pengeboran dengan kepadatan tinggi dengan menjaga lubang bor bebas dari batuan.

Dari mana asalnya Titanium Dioxide ?

Titanium Dioxide sendiri secara resmi pertama kali diberi nama dan dibuat dilabolatorium pada akhir 1800-an. Pigmen ini belum diproduksi secara massal hingga awal abad ke-20, Ketika pigmen ini mulai digunakan sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan pigmen putih lainnya.

Apa Itu Titanium Dioxide

Unsur Titania dan senyawa TiO2 ditemukan diseluruh dunia, terkait dengan unsur lain seperti besi, dibeberapa jenis bantuan dan pasir mineral (termasuk beberapa pasir Pantai). Titanium Dioxide paling umum muncul sebagai mineral ilmenite (mineral titanium-besi oksida) dan kadang-kadang sebagai mineral rutil, suatu bentuk TiO2. Senyawa molekul inert ini harus dipisahkan melalui proses kimia untuk menghasilkan titanium dioxide murni.

Titanium Dioxide, sedikitnya adalah bagian per juta (pmm) logam tertentu (Cr, V, Cu, Fe, Nb) dapat sangat mengganggu kisi kristal sehingga efeknya dapat dideteksi pengendalian kualitas. Sekitar 4,6 juta ton pigmen TiO2 digunakan setiap tahunnya diseluruh dunia, dan jumlah ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan meningkatnya penggunaan.

Titania merupakan opacifier yang efektif dalam bentuk bubuk,  digunakan sebagai pigmen untuk memberikan warna putih dan opacity pada produk seperti pelapis, plastic, Cat, tinta, kertas, obat, makanan dan Sebagian besar pasta gigi ; pada tahun 2019 hadir di dua pertiga pasta gigi di pasar prancis. Dalam cat, Titanium Dioxide sering disebut sebagai “putih sempurna”, “putih paling putih”,  “putih cemerlang”. Opasitas Titanium Dioxide ditingkatkan dengan ukuran partikel Titanium Dioxide yang optimal.

Bagai mana Titania Diekstraksi?

Cara Titanium Dioxide murni diekstraksi dari molekul yang mengandung Titanium bergantung pada komposisi bijih mineral atau bahan  baku asli. Dua metode digunakan untuk memproduksi Titanium Dioxide  murni : Proses sulfat dan proses klorida.

Sumber alami Titania adalah bijih ilmenite yang ditambang, yang mengandung 45-60 persen TiO2. Dari sini , atau turunan yang diperkaya dikenal sebagai terak Titanium. TiO2 murni dapat diproduksi menggunakan sulfat atau klorida.

Apakah Titanium Dioxide berbahaya ?

Tabir surya diatur oleh badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) sebagai obat bebas (OTC). Warna titanium dioxide yang sangat putih, sifat biasnya yang tinggi, serta sifat tahan UV yang tinggi membuat TiO2 ini sangat popular dikalangan sektor industry maupun konsumen. Titania ini digunakan juga dalam cat, pelapis, kertas, obat, dan tabir surya.

Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) telah menilai keamanan pigmen Titanium Dioxide sebagai bahan tambahan warna dalam aplikasi makanan, obat-obatan dan kosmetik sebagai bahan dalam produk tabir surya.

FDA telah mengeluarkan panduan yang menjelaskan tentang penggunaan aman pigment Titanium Dioxide sebagai pewarna makanan, dan menyatakan bahwa Titanium Dioxide dapat digunakan denga naman dalam kosmetik, termasuk kosmetik yang dimaksudkan untuk digunakan disekitar mata.

Menurut FDA dalam produk tabir surya seperti titanium Dioxide melindungi kulit anda dari sinar UV matahari yang berbahaya. Oleh sebab itu, produk tersebut harus terbukti aman dan efektif serta harus mematuhi semua persyaratan lain yang tercamour dalam monografi tabir surya OTC FDA.

Bahan aktif tabir surya individual telah ditinjau oleh FDA dan hannya bahan yang tercantum dalam daftar monografi FDA yang disetujui yang boleh digunakan dalam produk tabir surya yang dipasarkan diAS. Titanium Dioxide umumnya berupa bubuk putih yang memberi warna putih pada produk. Ketika TiO2 dibuat menjadi bubuk yang sangat halus, produk tersebut tidak lagi berwarna putih.

Apa itu Titanium Dioxide merupakan logam alkali dan divalen. Ini tidak beracun dan banyak digunakan dalam berbagai produk industri. Hubungi kami jika anda ingin menambahkan bahan ini kedalam produk anda.

 

Contact Us