Sifat Kimia Grapeseed Oil Refined

Rate this post
Sifat kimia Grapeseed Oil Refined adalah memiliki anti-mikroba serta anti-inflamasi,  didalamnya juga mengandung asam lemak omega dan juga Vitamin E dalam jumlah tinggi yang baik untuk kesehatan kulit.

Manusia telah lama menggunakan anggur untuk memanfaatkan kehidupan terbaik yang ditawarkan, banyak yang dimanfaatkan dari anggur ini, mulai dari daun, kulit anggur, serta salah satu bagian dari buah anggur yang ujungnya jauh melebihi ukurannya yaitu adalah biji anggurnya.

Grapeseed Oil Refined ini adalah ekstrak yang dibut dari bagian anggur ini, sarat dengan nutrisi, lemak sehat, dan sifat antioksidan yang mengesankan dari minyak biji anggur merupakan salah satu rahasia yang paling dijaga untuk mendapatkan kulit yang bersinar dari dalam keluar.

Karena dibuat dari biji anggur membuatnya mudah diserap oleh kulit, tanpa akan mengiritasi serta akan membuat berminyak. Sehingga minyak ini ideal untuk kulit sensitive atau berminyak.

Selain banyak kegunaannya tahukah anda  apa saja sifat kimia Grapeseed Oil Refined? Untuk lebih lanjut mari kita simak penjelasannya dibawah ini !

Sifat Kimia Grapeseed Oil Refined

Grapeseed oil refined ini berwarna kuning pucat hingga kuning kehijauan. Minyak ini bening memiliki sedikit aroma dan rasa yang khas. Grapeseed Oil Refined ini mengandung 8-20% minyak. Jumlah yang diekstraksi tergantung pada metode ekstraksinya itu bisa diekan dingin atau diekstraksi dengan pelarit. Pengepresan dingin digunakan untuk mencegah hilangnya antioksidan, komponen yang paling berharga untuk penggunaannya sebagai kosmetik.

Grapeseed oil ini memiliki tingkat tinggi senyawa fenolik dan senyawa lipofilik seperti vitamin E, asam lemak tak jenuh dan fitosterol. Konstituen kimianya tergantung beberapa factor lingkungan dan tingkat pematangan benih. Ini memiliki 59-360 mg asam galat, antioksidan yang membuatnya bernilai nutrisi. Fenol utama dalam minyak ini adalah katekin, epi-katekin trans-resveratrol dan pro-cyanidin. Jumlah total fenol adalah 2,9 mg/kg. asam linoleate merupakan asam lemak yang banyak Menyusun hingga 60-76% dari total kandungan asam lemak.

Minyak ini mengandung Procyanidin yang dimana terkenal dengan sifat antioksidannya. Procyanidin sekitar 50 lebih kuat dari vitamin E serta sekitar 18 kali lebih kuat dibandingkan dengan vitamin C.

Grapeseed Oil Refined adalah minyak nabati yang diekstraksi dari biji anggur dan telah melalui proses penyulingan untuk membersihkannya dari kotoran dan kontaminan. Sifat kimia Grapeseed Oil Refined mencakup komposisi lemak, titik leleh, nilai asap, indeks iodin, dan stabilitas oksidatif.

Berikut ini penjelasan lebih rinci tentang sifat kimia minyak biji anggur yang disuling:

  •  Komposisi lemak: Mengandung sejumlah asam lemak, termasuk asam lemak jenuh, tak jenuh, dan poli tak jenuh. Asam lemak jenuh biasanya terdiri dari asam palmitat dan stearat, sedangkan asam lemak tak jenuh terutama terdiri dari asam oleat dan linoleat. Kandungan asam lemak poli tak jenuh, terutama asam linoleat (omega-6), dapat bervariasi tergantung pada metode ekstraksi dan sumber biji anggur yang digunakan.
  • Titik leleh: Titik leleh Minyak biji anggur berkisar antara -5 hingga -10 derajat Celsius. Titik leleh ini menunjukkan suhu di mana minyak mulai membeku dan menjadi padat. Titik leleh yang rendah membuatnya cair pada suhu ruangan, memudahkan penggunaan dan aplikasi dalam masakan dan produk perawatan kulit.
  •  Nilai asap: Nilai asapnya adalah sekitar 216°C. Nilai asap menunjukkan suhu di mana minyak akan mulai mengeluarkan asap ketika dipanaskan. Karena memiliki nilai asap yang tinggi, cocok untuk digunakan dalam penggorengan, pemanggangan, dan teknik memasak lainnya dengan suhu tinggi.
  • Indeks iodin: Indeks iodin Grapeseed Oil Refined berkisar antara 125 hingga 143. Indeks iodin mengukur jumlah iodin yang diabsorpsi oleh minyak. Semakin tinggi indeks iodin, semakin tinggi kadar asam lemak tak jenuh dalam minyak. Grapeseed Oil Refined memiliki indeks iodin yang relatif tinggi, menunjukkan kandungan asam lemak tak jenuh yang signifikan.
  •  Stabilitas oksidatif: Grapeseed Oil Refined memiliki stabilitas oksidatif yang baik. Stabilitas oksidatif mengacu pada kemampuan minyak untuk tidak mudah mengalami oksidasi atau menjadi tengik. Kandungan antioksidan alami dalam minyak biji anggur, seperti vitamin E dan flavonoid, memberikan perlindungan terhadap oksidasi dan menjaga stabilitas oksidatif minyak.

Sifat kimia yang relevan dalam perawatan kulit  :

Selain sifat-sifat tersebut, Grapeseed Oil Refined juga memiliki sifat-sifat lain yang relevan dalam aplikasi makanan dan perawatan kulit. Minyak biji anggur ini memiliki aroma dan rasa yang ringan, sehingga tidak dominan dalam hidangan. Selain itu, memiliki konsistensi ringan dan mudah meresap pada kulit, menjadikannya pilihan yang populer dalam produk perawatan kulit. Penting untuk dicatat bahwa sifat-sifat kimia dapat bervariasi tergantung pada metode produksi, kondisi penyimpanan, dan variasi biji anggur yang digunakan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan label dan petunjuk penggunaan yang diberikan oleh produsen Grapeseed Oil Refined tertentu.

Kini kita telah mengetahui secara detail mengenai sifat kimia Grapeseed Oil Refined. Karna banyak vitamin yang terkandung dalam Minyak ini membuatnya menjadi perawatan topical popular untuk kulit. Apabila anda membutuhkan minyak ini anda bisa menguhubungi kami.

 

Contact Us